Asrama – Shakuji-Koen International House

Asrama Khusus Pria

Shakuji-koen International House adalah asrama ISI, di mana siswa Jepang dan siswa internasional grup sekolah ISI tinggal bersama di asrama. Silakan hubungi kami untuk ketersediaan kamar.

  • Staf residen di lokasi
  • Dapur dan kamar mandi bersama
  • Akses: 10 menit jalan kaki dari Stasiun Shakuji Koen di jalur Seibu Ikebukuro.
  • Waktu perjalanan: 30-40 menit
  • Termasuk kasur
  • Terdapat beberapa peraturan yang perlu dipatuhi oleh penghuni. Mohon hubungi kami untuk rinciannya.
  • Waktu check-in mulai jam 9 pagi hingga 8 malam.

Dapur

Dilengkapi dengan furnitur berwarna terang, beberapa wastafel, dan kompor listrik yang memungkinkan para siswa untuk memasak di waktu yang bersamaan. Ruang makan selalu dipenuhi dengan tawa siswa yang berusaha memasak dan memamerkan masakan kampung halaman mereka.

Tempat cuci baju

Tempat cuci baju berada di dalam asrama. Sangat mudah digunakan dan dibuat agar tidak sesak dengan banyaknya mesin cuci yang dipasang. Terdapat pula kamar mandi shower khusus.

Ruang santai

Karena siswa yang belajar di Grup Sekolah ISI tinggal di Shakuji-koen International House, berbagai bahasa seperti Jepang, Cina dan Inggris sering digunakan membuat asrama ini menjadi sangat Internasional. Ini adalah tempat untuk merasakan komunikasi internasional yang tidak dapat Anda pelajari di sekolah.

Kamar Single

Anda dapat memilih antara kamar single atau kamar twin, di mana semua sudah dilengkapi dengan meja, kursi, lemari, kasur, dan kulkas. Lingkungan yang sesuai untuk belajar sudah disiapkan dengan tersedianya ruang pribadi.

Kamar Twin

Anda dapat memilih antara kamar single atau kamar twin, di mana semua sudah dilengkapi dengan meja, kursi, lemari, kasur, dan kulkas. Lingkungan yang sesuai untuk belajar sudah disiapkan dengan tersedianya ruang pribadi.

Suara Siswa

Saya menikmati pertukaran budaya dalam kehidupan sehari-hari!

Saya sering bertanya tentang apa yang tidak saya mengerti di kelas kepada teman kamar Cina saya setelah pulang. Kami saling membantu dalam hal pelajaran dan sebaliknya dia bertanya tentang bahasa Jepang. Kami sengaja berkomunikasi dalam bahasa Inggris, membuat kehidupan sehari-hari menjadi lebih bermakna. Tinggal di asrama seperti tinggal di luar negeri, lingkungan yang cocok untuk siswa yang ingin bisa berkomunikasi dengan bahasa Inggris dan Cina.

Tn. O.E.

top